Nama : Safia Faranajani
NIM : 205110600111027
prodi : Pendidikan B.Jepang
Cluster : 13
Tugas Raja Brawijaya
Motivation Letter
Perkenalkan
nama saya Safia Faranajani.Dari prodi pendidikan B.Jepang.Angkatan 2020.Tahun
ini merupakan tahun peralihan saya dari masa SMA menuju masa kuliah.Banyak hal
yang mengagetkan saya di masa peralihan ini.Mulai tugas-tugas yang sangat
banyak.Dan pengalaman merasakan ospek
daring.Meskipun melelahkan namun saya sangat menikmatinya.Sebuah kebanggan saya
dapat masuk Universitas Brawijaya ini lewat jalur SBMPTN.Oleh karena ini saya
menjadi lebih self love pada diri sendiri.Sempat saya berpikir saya
seperti tak memiliki harapan untuk membanggakan orang tua saya.Namun hal itu
ternyata cuma sekadar pikiran negatif atau biasa disebut insecure.
Mungkin ada beberapa orang yang memiliki orang tua
dengan pikiran kolot.Jika kalian mendapatkan jenis orang tua seperti itu, kita
sama.Overprotective.Seperti yang saya rasakan sekarang.Saya memiliki orang tua
yang sangat protektif terhadap saya.Dari kecil saya sudah merasakan hal itu,
ditekan dan dituntut menjadi yang terbaik disamping saya tidak boleh terlalu aktif
bersosialisasi dengan teman.Karena kurangnya sosialisasi dengan baik ini lah
saya kadang menjadi seseorang yang insecure dan selalu berpikiran negatif.Selalu
merasa bahwa saya tidak bisa sebelum mencoba.Oleh karena itu saya mencoba
menonton konten- konten Youtube yang berhubungan dengan kesehatan mental.Ada
caranya agar kita dapat menerima perlakuan tersebut walau berat.Yaitu dengan
melapangkan dada menerima kenyataan dan senantiasa berdoa agar dilunakkan hati
orang tua tersebut.
Untuk
insecure.Saya adalah orang yang insecure.Tidak percaya diri dengan apa yang
saya lakukan.Selalu membanding- bandingkan diri dengan orang lain.Merasa
dirinya rendah dan lain-lain.Bagaimanapun saya di nasehati, rasa insecure parah
itu selalu muncul.Mungkin kadang hilang.Namun, kalau sudah datang.Perasaan
marah bercampur benci terbakar di hati saya.Efeknya saya menjadi membenci diri
sendiri dan orang lain, kadang.Disitu awalnya saya bingung, mengapa saya
menjadi orang yang seperti ini.Kenapa tidak bisa berubah.Hati saya selalu
gelisah.Oleh karena itu saya mencoba mendekatkan diri pada Tuhan.Taat beribadah
dan selalu berdoa.Akhirnya saya mendapat ketenangan.Lalu seiring berjalannya
waktu ketaatan saya bertambah.Begitu pula perasaan tenang yang selalu mengikuti
di belakang.Membuat saya dapat berjalan ke depan lagi.Bangkit dari keadaan
jatuh tersebut.
Setelah
mendekatkan diri pada sang Pencipta.Saya mencoba membuka diri pada
sekitar.Mencoba menerima semuanya dengan hati ikhlas.Menumbuhkan sikap cinta
pada diri sendiri dengan cara mengapresiasi diri ketika mendapat suatu
kebanggan.Berkata ‘kamu keren dengan caramu sendiri, kamu sudah sejauh ini itu
pencapaian yang luar biasa.Banyak orang lain yang ingin di posisimu
sekarang.Lalu untuk apa berlarut dalam kesedihan’, Mati satu tumbuh seribu.satu
kegagalan, dapat menabur seribu calon keberhasilan.You did great !
Mencoba melihat keadaan dari sudut pandang
yang berbeda.Menilik hikmah dibalik kata kegagalan yang dibaliknya tersimpan
sesuatu keberhasilan.Mengurangi berpikiran negatif.Karena berpikir negatif itu Cuma
mendatangkan sugesti negatif yang akan berpengaruh pada pikiran dan juga emosi
diri sendiri.Menjadi mudah marah dan sensitif.Lalu untuk merilekskan
pikiran.Disela-sela kegiatan jenuh.Saya biasanya melakukan hal yang saya
suka.Seperti: menggambar, main sosmed, makan camilan dan masih banyak
lagi.Untuk cemilan mungkin, coklat.Coklat dapat menumbuhkan perasaan
baik.Dengan memakan beberapa coklat apalagi coklat hitam, mampu merangsang
produksi endhorphin yaitu sebuah bahan kimia di otak yang menciptakan rasa
senang.Selain it, kandungan serotonin, dan antidepresan yang ada pada coklat
dapat meningkatkan mood seseorang.Bisa menurunkan stress dan membuat mood lebih
bahagia.
Nah, diatas merupakan beberapa problem
yang mungkin juga terjadi pada beberapa orang.Berharap dengan menulis ini saya
dapat berbagi tips dengan orang lain yang membutuhkan cara mengatasi perasaan insecure.Baiklah,
sekian dari saya dan sampai jumpa.
TTD
Safia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar